Tingkat Pengetahuan Generasi Millennial terhadap Faktor Resiko Diabetes Melitus Tipe 2

Dewi Ayu Pratiwi, Dikha Ayu Kurnia

Abstract

Dewasa ini, maraknya tren makanan cepat saji dengan makanan yang banyak mengandung pemanis dan lemak menyebabkan perubahan pola makanan dan diet yang tidak seimbang pada generasi millennial. Konsumsi pemanis makanan dan makanan berlemak secara berlebihan dapat menyebabkan terjadinya obesitas dan resistensi insulin yang berimplikasi pada terjadinya diabetes melitus tipe 2. Pengetahuan yang memadai terkait hal ini seharusnya dimiliki oleh generasi millennial agar mereka dapat meminimalkan resiko serta dampak dari penyakit tersebut. Akan tetapi belum ada penelitian tentang pengetahuan generasi millenial mengenai konsumsi pemanis makanan dan makanan berlemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pemanis makanan dan makanan berlemak pada generasi millennial. Metode penelitian dalam ini adalah deksriptif analitik dengan pendekatan cross sectional pada generasi millennial sebanyak 109 responden. Penelitian menunjukan bahwa 70,6 % (n=109)  berpengetahuan cukup. Penelitian ini menunjukan sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup terhadap pemanis makanan dan makanan berlemak sehingga diperlukan upaya edukasi lebih lanjut.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.