Aplikasi Model Konservasi Levine dalam Asuhan Keperawatan Untuk Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi di Rumah Sakit

Deswita -

Abstract

Studi kasus ini memberikan gambaran mengenai Aplikasi Model Konservasi Levine pada anak  dengan gangguan oksigenasi di rumah sakit. Aplikasi model Konservasi Levine bertujuan untuk mengoptimalkan adaptasi klien yang mengalami gangguan oksigenasi dengan lingkungan untuk mencapai wholeness. Diagnosis keperawatan utama yang ditemukan adalah gangguan tidak efektif  jalan nafas dan gangguan pertukaran gas. Intervensi keperawatan yang diberikan berupa memposisikan klien agar paru dapat mengembang maksimal dan mengoptimalkan suplai oksigen ke seluruh tubuh, monitoring status oksigenasi, pendidikan kesehatan, dan dukungan kepada klien dan keluarga. 

References

Alligood, M.R. & Tomey, A.M. (2006). Nursing theory utilization dan application. (edisi 3). USA : Mosby elsevier.

Alwi, I., Nasution, S.A., & Ranitya, R. (2009). Prosiding Simposium Pendekatan Holistik Kardiovaskular VIII. Jakarta: Pusat Penerbita Ilmu Penyakit Dalam.

Ball, J.W. & Bindler, R.C. (2003). Pediatric nursing caring for children.(edisi 3). New Jersey: Pearson Education.

Davis, J.H. & Hassell, L.L. (2007). Children in intensive care. (edisi 2). U.K: Elsevier

Farias, J.A., Alia, I., esteban, A., Golubicki, A.N., & Olazarri, F.A. (1998). Weaning from Mechanical Ventilation in Pediatric Intensive Care Patients. Intensive Care med, 24: 1070-1075. http://www.proquest.umi.com diperoleh tanggal 20 Maret 2011.

Gordon, S., & Graham, S. (2006). Epidemiology of respiratory disease in Malawi. Malawi Medical Journal, 18(3):134-146. http://indexmedicus diperoleh tanggal 18 April 2011.

Hockenberry, M. & Wilson, D. (2009). Wong’s nursing care of infants and children. St.Louis: Mosby Elsevier.

James, S.R., & Ashwill, J.W. (2007). Nursing care of children principles & practice. (edisi 3). U.S.A: Saunders Elsevier.

Kim, M.J., McFarland, G.K., & McLane, A.M. (2006). Diagnosa keperawatan. (edisi 7). Jakarta: EGC.

Mandhane, P.J., Greene, J.M., Cowan, J.O., Taylor, D.R., & Sears, M.R. (2005). Sex differences in factors associated with childhood- and adolescent-onset wheeze . American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine , 172: 45-54. http://ajrccm.atsjournals.org di peroleh tanggal 18 April 2011.

Price, S.A. & Wilson, L.M. (2006). Patofisiologi konsep klinis dan penyakit. (edisi 6). Jakarta: EGC.

Purnawan, I. & Saryono. (2010). Mengelola pasien dengan ventilator mekanik. Jakarta: Rekatama.

Riyadi, S. & Sukarmin. (2009). Asuhan keperawatan pada anak. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Somantri, I. (2009). Asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan sistem pernafasan. (edisi 2). Jakarta: Salemba Medika.

Sulani, F. (2009). Masalah pertumbuhan janin terhambat (PJT) dan bayi berat lahir rendah (BBLR) di Indonesia. Banjarmasin : Kongres Nasional X Perinasia.

Speer, K.M. (2008). Rencana asuhan keperawatan pediatrik dengan clinical pathways. (edisi 3). Jakarta: EGC.

Sastroasmoro, S. (1994). Buku ajar kardiologi anak. Jakarta: Binarupa Aksara.

Udjianti, W.J. (2010). Keperawatan kardiavaskular. Jakarta: Salemba Medika.

Wijayanegara, H. et al. (2009). Prematuritas. Bandung : Penerbit Refika Aditama.

WHO. (2009). Pelayanan kesehatan anak di rumah sakit. Jakarta.

Ye, Y., Zulu, E., Mutisya, M., Orindi, B., Emina, J., & Kyobutungi, C., (2009). Seasonal Pattern of Pneumonia Mortality among Under-Five Children in Nairobi’s Informal Settlements. Am. J. Trop. Med. Hyg., 81(5): 770–775. http://www.ajtmh.org diperoleh tanggal 4 Maret 2011.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.